Assalamualaikum..... Jumpa lagi bersama dinanida.blogspot.co.id yang pada kesempatan ini akan memberikan berita dan informasi tentang Tunjangan honorer berprestasi. Akhirnya... Setelah sekian lama menunggu kabar baik, akhirnya pada tahun 2016 guru honorer akan mendapat kejutan.
Melalui tunjangan honorer berprestasi, Kemendikbud menegaskan dalam pemberian tunjangan ini tentunya berdasarkan tingkat prestasi guru honorer. Dan nantinya tunjangan ini akan berbeda dengan tunjangan lain, seperti tunjangan sertifikasi maupun tunjangan fungsional.
TUNJANGAN HONORER BERPRESTASI BERBEDA DENGAN TUNJANGAN SERTIFIKASI
Seperti yang yang telah kita ketahui bersama, perbedaan tunjangan honorer berprestasi akan berbeda dengan tunjangan lain. Kalau tunjangan sertifikasi bagi honorer tentunya memiliki persyaratan khusus. Pada tahun 2016 mendatang selain tunjangan fungsional, honorer juga berkesempatan memiliki sertifikat pendidik. Dan mendapatkan tunjangan sertifikasi layaknya Pegawai Negeri Sipil.
Kalau kita Berbicara mengenai prestasi, UKG atau Uji Kompetensi Guru yang telah dilaksanakan kemarin kemungkinan akan menjadi patokan.
dari sumber informasi yang diterima, Daerah Malang Jawa Timur sudah memberikan tunjangan prestasi untuk honorer didaerah mereka. Dan tentunya tak mustahil pula akan merambat ke daerah-daerah lain.
Selain itu, penambahan jumlah guru honorer penerima tunjangan disampaikan oleh Lathifah Shohib selaku anggota komisi X DPR RI saat menjadi pemberi materi seminar Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Negeri Malang (UM). “Kami berikan opsi naikkan nominal tunjangannya atau tingkatkan jumlah penerimanya. Yang dikabulkan jumlah penerimanya, ” jelas Lathifah di sela-sela seminar kepada wartawan di Malang.
Lathifah juga menambahkan, dengan penambahan kuota tersebut, alokasi dana anggota tunjangan guru honorer meningkat dari sebelumnya. Kemendikbud menggelontor dana Rp 15,75 miliar tiap bulan, atau 189 miliar setiap tahunnya. ”Kenaikan secara pastinya saya tidak hafal. Tapi jika dihitung sederhana ya anggarannya juga meningkat dua kali lipat,” ujarnya.
Adapun berdasarkan informasi data yang didapat dari Dinas Pendidikan (Disdik), Kota Malang memiliki jumlah guru honorer sekitar 7000 orang. Honorer yang mendapat tunjangan honorer hanya 4500 orang dengan rincian 3900 guru honorer.
Lathifah mengatakankan, nominal untuk penerima tunjangan honorer sebelumnya Rp 350 ribu per bulan. Tapi mulai tahun depan, tunjangan diberikan berdasarkan dengan prestasi, maka jumlah masing-masing guru tidak sama. ”Dasar penilaiannya nanti dari masa kerja dan lamanya jam mengajar,” kata perempuan yang berlatar belakang guru itu.
Guru yang berhak mendapat tunjangan honorer tergantung keputusan Kemendikbud. ”Karena yang lebih tahu secara teknis itu Kemendikbud RI. Data dan pemetaan kebutuhan yang tahu itu kementerian,” jelas Lathifah.
Sementara itu, Trisnawati selaku kepala bidang (kabid) Fungsional Disdik Kota Malang saat dikonfirmasi mengenai kejelasan penambahan kuota guru penerima tunjangan honorer, dirinya sudah mengetahui, namun mengenai jumlah penerima dan klarifikasi penerima tidak tahu-menahu. “Yang menunjuk langsung ya Kemendikbud RI,” ujarnya.
Beliau juga menuturkan bahwa selama ini ada empat jenis pemberian tunjangan, yaitu tunjangan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tunjangan bosda madin (bantuan operasional sekolah daerah madrasah diniyah) dan tunjangan kinerja untuk TK Muslimat yang bersumber dari APBD. ”Tidak boleh dobel. Kalau sudah dapat dari APBD, ya tidak boleh dapat dari APBN,” tutup nya.
(Sumber : http://erudisi.com/ )
Sekian dulu ya informasi yang sudah dinanida.blogspot.co.id berikan untuk anda semua, semoga saja dapat bermanfaat. Untuk mengetahui informasi terlengkap, silahkan anda lihat di www.dinanida.blogspot.co.id

CERITA KISAH SUKSES DARI SAYA JADI PNS
BalasHapusSumpah demi allah ini kisah cerita nyata saya jadi PEGAWAI NEGERI SIPIL
Alhamdulillah berkat bantuan BPK SIDIK KADARUSMAN beliau selaku DIREKTORAT PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN KEPEGAWAIAN di BKN pusat yang telah membantu saya jadi PNS, Nomor hp bpk Drs SIDIK KADARUSMAN hp: 0852'1400'0451
KISAH CERITA SAYA JADI PNS Assalamu Alaikum wr-wb,Mohon maaf mengganggu waktu dan aktifitas ibu/bapak,saya cuma bisa menyampaikan melalui pesan singkat dan semoga bermanfaat, saya seorang honorer baru saja lulus jadi PNS k2 tahun 2014, dan Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 5 kali mengikuti ujian, tidak pernah lolos bahkan saya sempat putus asah,namun teman saya memberikan no telf Bpk drs SIDIK KADARUSMAN yang bekerja di BKN pusat Jl. Letjen Sutoyo No. 12 Jakarta Timur 13640 sebagai DIREKTORAT PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN KEPEGAWAIAN yang di kenalnya di bkn jakarta dan saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui alamat kantor beliau, Satu minggu kemudian saya sudah ada panggilan ke jakarta untuk ujian, alhamdulillah berkat bantuan beliau saya pun bisa lulus dan SK saya akhirnya bisa keluar,dan saya sangat berterimah kasih ke pada beliau dan sudah mau membantu saya, itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya anda bisa, Hubungi Bpk SIDIK KEDERUSMAN hp: 0852-1400-0451 , siapa tau beliau bisa bantu. Wass