Jumat, 26 Februari 2016

INFO PENTING NIH...!!! KEMDIKBUD TELAH MENYIAPKAN ATURAN PENGGUNAAN GAWAI DI SEKOLAH DISESUAIKAN DENGAN KONDISI SEKOLAHNYA

Assalamualaikum.... Jumpa kembali bersama dinanida.blogspot.co.id yang pada kesempatan ini akan memberikan berita dan informasi tentang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan yang telah mengatakan bahwa pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) telah menyiapkan aturan penggunaan gawai di lingkungan sekolah.
 

Mendikbud mengatakan kalau gawai itu sama seperti pisau bermata dua yang bisa membawa dampak positif dan negatif bagi siswanya disekolah.
"Seperti juga teknologi lainnya, adalah pisau bermata dua. Ia bisa membawa manfaat sebagai media pembelajaran, namun juga dapat membawa dampak negatif," ujarnya.
Akan tetapi banyak juga dampak negatif pemanfaatan gawai oleh siswa, namun banyak juga contoh baik pemanfaatan gawai sebagai media pembelajaran. 
"Kemdikbud saat ini masih akan melakukan kajian dan "Focus Discussion Group" (FGD) dengan para pelaku pendidikan termasuk orang tua dan guru untuk melihat kesempatan dan risiko membolehkan siswa menggunakan gawai di sekolah," tegas Mendikbud dalam konferensi pers Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RPNK) di Depok, Jawa Barat, Minggu lalu.
Ditinjau dari kajian dan FGD, nantinya Kemdikbud dapat menyusun panduan untuk sekolah terkait penggunaan gawai, yang telah disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah.
"Penggunaan teknologi, termasuk gawai, bahkan dapat mengecilkan jurang kesenjangan segmen-segmen masyarakat marjinal."
Pada saat Presiden dan Mendikbud membicarakan soal ini dalam rapat terbatas tanggal 20 Januari 2016; dan arahan Presiden dalam ratas itu adalah mengkaji secara lengkap sebelum mengeluarkan kebijakan soal gawai di sekolah. Jangan terlalu cepat mengeluarkan kebijakan tanpa pertimbangan semua konsekuensi secara yang matang.
"Yang perlu diingat juga, guru dan kepala sekolah adalah konduktor pembelajaran di dalam kelas dan sekolah. Mereka yang paling mengetahui secara pasti kondisi di tempatnya. Maka mereka perlu secara aktif menimbang dan menentukan kebijakan penggunaan gawai yang tepat bagi sekolah masing-masing, dengan kesempatan belajar dan keamanan anak sebagai bahan pertimbangan utama," jelas dia.
(Sumber : http://www.antaranews.com )

Sekian dulu berita dan informasi yang dapat dinanida.blogspot.co.id pada kesempatan ini, semoga dapat bermanfaat untuk Anda semua. Untuk mendapatkan berita terlengkap lainnya, silahkan Anda kunjungi laman kami di www.dinanida.blogspot.co.id  .Terima Kasih atas kunjungan Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar