Jumat, 26 Februari 2016

WAH..SENANGNYA....!!! PNS BERPRESTASI DIBERI RANKING, NAMUN POSISI TERENDAH AKAN DIPANGKAS !!









Assalamualaikum.... Jumpa kembali bersama dinanida.blogspot.co.id yang pada ksempatan ini akan memberikan berita dan informasi tentang kabar buruk bagi PNS yang masih memiliki kinerja rendah, Menpan akan memberikan ranking untuk PNS dan posisi terendah akan dipangkas.

Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia berjumlah hampir mencapai lebih dari 4 juta orang. Di tingkat ASEAN saja, posisi kinerja PNS Indonesia berada di posisi empat.
"Arahan Bapak Presiden Joko Widodo bagi segenap ASN (PNS), lakukan sinergi melalui koordinasi, integrasi, sinkronisasi yang baik secara internal maupun eksternal antar instansi," papar Yuddy Chrisnandi, Rabu lalu (16/2/2016).
"Bangun mentalitas baru yang positif, yang berintegritas, yang memiliki etos kerja, tang yang berjiwa gotong royong. Bongkar pola pikir dan mentalitas-mentalitas lama yang negatif,"jelasnya
Selain dari pada itu melalui Menteri Yuddy, presiden meminta supaya PNS dapat bekerja dengan berorientasi kepada hasil. Setiap program dan kegiatan harus fokus berdasarkan prioritas dan target yang jelas.
"Penggunaan kata-kata bersayap pada berbagai program seperti penguatan, pengembangan, pemberdayaan, harus diubah dengan menyebutkan keperluannya," tegas Yuddy. 
Yuddy mengimbau PNS agar tidak sembarangan dalam menjalankan tugasnya, tapi juga harus benar-benar jadi pegawai yang kompeten. Karena Kinerja PNS ini pastilah akan berpengaruh signifikan terhadap penanaman modal yang ada di Indonesia.
"Tanpa kompetensi akan carut marut pelayanan publik, akan asal-asalan, siapa yang mau usaha di Indonesia, siapa yang mau urus izin. Ini yang harus kita perbaiki," tegas Yuddy.
Bukan hanya itu saja, ke depan PNS juga akan diranking. Yuddy mencontohkan, di lingkungan Kementerian PAN-RB pusat ada 365 pegawai, maka akan ketahuan siapa yang tertinggi siapa yang terendah.
"Misalnya saja di lingkungan Kemenpan RB, ada 365 pegawai. Akan diranking 1-365, sepuluh terendah akan dirasionalisasi," ujar Yuddy.
Akan tetapi Yuddy belum menjelaskan secara detail tentang metode penilaian yang nantinya akan dilakukan. Rapat koordinasi itu dihadiri oleh para sekjen dari Kementerian dan perwakilan dari para lembaga.  
sumber : news.detik.com

Sekian dulu informasi yang dapat dinanida.blogspot.co.id berikan pada hari ini, semoga dapat bermanfaat untuk Anda semua. Terima kasih atas kunjungan Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar