Assalamualaikum.... Jumpa kembali bersama dinanida.blogspot.co.id yang pada kesempatan ini akan memberikan informasi tentang, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Yuddy Chrisnandi mengatakan pihaknya akan
memprioritaskan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Guru
Garis Depan (GGD).

"Kalau guru memang membutuhkan terutama di pulau terluar maupun di perbatasan atau GGD," ujar Yuddy di Jakarta, Kamis (21/1/2016).

"Kalau guru memang membutuhkan terutama di pulau terluar maupun di perbatasan atau GGD," ujar Yuddy di Jakarta, Kamis (21/1/2016).
Sasaran daerah terpencil tidak hanya di luar Jawa tetapi juga di
perbatasan Jawa Barat dan Banten. "Jadi tidak boleh ada kekosongan guru,
terutama di tempat-tempat yang mana masyarakat membutuhkan pendidikan
dasar," ujarnya.
Untuk saat ini, pemerintah belum memiliki rencana melaksanakan pengadaan
aparatur sipil negara (ASN), baik untuk pegawai negeri sipil (PNS)
maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).
"Begitu juga dengan tenaga kesehatan, tidak boleh kosong. Pelayanan
kesehatan harus tetap diberikan. Kita membolehkan penerimaan dokter,
bidan dan tenaga kesehatan. Tapi tidak untuk tenaga administrasi umum," papar Yuddy.
Beliau juga telah mengatakan moratorium untuk tenaga administrasi lainnya dikarenakan
pemerintah tidak mempunyai anggaran lebih untuk belanja pegawai.
Sekitar 33 persen alokasi dana dari APBN digunakan untuk pembayaran gaji
PNS. Sejumlah daerah juga mengalokasikan dana lebih dari 50 persen dari
APBD untuk pembayaran gaji pegawai.
sumber : nasional.harianterbit.com
Sekian dulu informasi yang dapat dinanida.blogspot.co.id berikan untuk anda semu, semoga dapat bermanfaat. Untuk informasi yang lebih lengkapnya, silahkan anda lihat di www.dinanida.blogspot.co.id
Sekian dulu informasi yang dapat dinanida.blogspot.co.id berikan untuk anda semu, semoga dapat bermanfaat. Untuk informasi yang lebih lengkapnya, silahkan anda lihat di www.dinanida.blogspot.co.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar