Selasa, 22 Desember 2015

Penyembuhan Penyakit Jantung

Penyembuhan Penyakit Jantung

Bila kita mengidap penyakit jantung, Anda dianjurkan untuk merubah pola hidup Anda seperti menjaga pola makan dan berolahraga, meminum obat secara teratur, dan berhenti merokok. Penyakit jantung memang tidak bisa disembuhkan, akan tapi dapat dicegah supaya tidak memburuk.
Cara P\penanganan lebih invasif seperti operasi akan sangat dianjurkan jika penyakit jantung bertambah parah sehingga mengganggu kualitas  hidup seseorang.

Merubah Pola Hidup

Dengan cara memperbaiki pola hidup, pengidap penyakit ini dapat terhindar dari risiko terjadinya gejala penyakit jantung. Dengan mengubah pola hidup dapat dilakukan dengan langkah-langkah yang sederhana berikut ini:
  • Menerapkan pola makan yang sehat.
  • Berhenti merokok.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Mengurangi konsumsi minuman keras.

Langkah-langkah Penanganan Medis

Dengan memperbaiki pola hidup terkadang tidak cukup menangani penyakit jantung. Karena itu, dokter biasanya menganjurkan untuk menggunakan obat-obatan atau prosedur operasi untuk mengatasi penyakit jantung ini.
Statin
Obat yang berfungsi menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh sehingga mampu memperlambat perkembangan penyakit jantung. Ada beberapa jenis statin yang sering diberikan dokter, yaitu simvastatin, pravastatin dan atorvastatin.
Antiplatelet
Obat ini diminum untuk dapat mencegah penggumpalan darah yang menyebabkan serangan jantung.Antiplatelet yang umum digunakan meliputi aspirin dosis rendah, clopidogrel, ticagrelor dan prasugrel.
Anti-hipertensi dan obat diabetes
Apabila Anda menderita tekanan darah tinggi atau diabetes, sangat penting bagi Anda untuk mengontrol perkembangan penyakit ini. Pastikan obat anti-hipertensi dan obat diabetes Anda sesuai dan membawa hasil yang lebih efektif. Jika tidak, hubungi dokter untuk mencari pengobatan yang paling cocok. Ingatlah bahwa pola hidup yang sehat juga berperan penting dalam penyembuhan kedua penyakit ini.
Obat-obatan untuk Menangani Angina
Beta-blockers
Apabila anda mengonsumsi obat ini, laju denyut jantung akan sedikit berkurang dan aliran darah menjadi lebih lancar. Ini berarti beban jantung akan berkurang sehingga serangan angina pun dapat dihindari. Jenis-jenis beta-blockers meliputi atenolol, bisoprolol, metoprolol, dan propranolol.
Calcium channel blockers
Calcium channel blockers (penghambat kanal kalsium) membuat dinding pembuluh darah melebar sehingga aliran darah ke jantung pun meningkat.
Obat nitrat
Cara kerja obat ini sama dengan cara kerja calcium channel blockers. Nitrat berfungsi untuk melebarkan diameter pembuluh darah sehingga memperlancar aliran darah ke jantung dan meredakan serangan angina. Obat ini bukan hanya berbentuk tablet, tapi juga digunakan dalam bentuk semprot, gel, serta koyo. Kinerjanya juga ada yang singkat dan panjang. Jenis yang biasa digunakan adalah gliseril trinitrat and isosorbide mononitrate.

Ivabradine

Pengidap penyakit jantung yang tidak bisa mengonsumsi beta-blockers (misalnya, karena mengalami infeksi paru-paru), obat ini sangat sering diberikan oleh dokter. Ivabradine mengurangi beban jantung dengan cara memperlambat laju denyutnya.

Nicorandil

Obat ini juga dapat digunakan sebagai pengganti calcium channel blockers karena fungsinya yang sama. Nicorandil memperlancar aliran darah ke jantung dengan cara memperlebar diameter pembuluh darah.

Ranolazine

Obat ini bekerja dengan membuat otot jantung lebih rileks, tetapi tidak memengaruhi laju detak jantung atau pembuluh darah. Oleh karena itu, ranolazine cocok digunakan untuk pengidap gagal jantung atau orang dengan ritme jantung yang tidak normal.

Penanganan Melalui Operasi

Apabila obat sudah tidak efektif untuk mengatasi gejala-gejala angina yang Anda alami, dokter akan menganjurkan prosedur operasi. Selain untuk angina, operasi ini juga dapat dilakukan pada pasien yang mengalami serangan jantung.
Intervensi Jantung Perkutan (PCI)
Operasi ini ditujukan untuk memperlebar arteri jantung yang sudah mengalami penyempitan. Prosedurnya juga dapat dilakukan dengan memasukkan cincin (stent) ke arteri jantung yang sudah menyempit melalui proses angiografi koroner atau kateterisasi jantung.
Bedah bypass arteri jantung (CABG)
Prosedur operasi ini juga meliputi penanaman pembuluh darah dari anggota tubuh lain untuk membuka rute baru bagi aliran darah ke jantung. Sehingga suplai darah mencukupi. Penderita diabetes, pasien lanjut usia dan yang mengalami lebih dari dua penyempitan pembuluh darah dianjurkan untuk menjalani CABG daripada PCI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar